Bangku kuliah harapan doni untuk membanggaan kedua orang tua

Pendaftaranpun telah tiba dimana semua siswa baik dari MA/MAN/SMA/SMAN/SMK/SMKN DLL....
Tujuan hanya kita masing-masing yang dapat menentukan seperti apa dan akan di bawa kemana susah senang kita yang menetukan.

Di sutu ketika sebut saja Doni dia adalah seorang anak desa di mana ingin sekali kuliah di kota dengan jurusan yang di inginkan tetapi apalah daya orang tua tak mampu.Tidak putus asa hati itu yang di Miliki oleh sesosok Doni,kerja keras dengan harapan ingin sekali melanjutkan jenjang yang lebih tinggi itu adalah harapan yang Doni punya.

Hari kelulusanpun telah tiba di mana berkat kerja keras Doni, Doni Pun lulus dengan peringkat yang tidak terlalu tinggi, tetapi dengan nilai yang dia miliki dia tidak putus asa.  doni hidup di lingkungan keluarga tak punya jangankan Kuliah makan dan minumpun terkadang keluarganya tidak dapat membelinya, dengan hati tetap semangat donipun berfikir saya tidak ingin seperti ini terus, saya tidak ingin seperti orang tua saya,saya ingin merubah semua kehidupan saya agar kehidupan saya lebih baik itu tekat yang di miliki oleh doni,setelah kelulusan tidak menunggu seperti teman-teman di mana mreka akan mendaftar kuliah tetapi tidak dengan Doni, Doni berfikir bagai mana saya bisa kuliah selepas kelulusan ada lowongan pekerjaan di mana pekerjaan tersebut sangatlah berat yang kemungkinan tidak dapat di jalani olehnya.

Dengan tidak malu, ada seorang kontraktor di mana sedang mencari banyak karyawan untuk di pekerjakan, dengan gaji yang cukup untuk seumuran Doni. Beberpa hari kemudian donipun berangkan untuk bekerja.

Hari pertama

Doni sudah mulai bekerja dan semua pekerjaan yang di kerjakan olehnya selalu di nilai dengan pujian kepala kerjapun senang dengan pekerjaan doni.
Setelah beberapa minggu kemudian kepala kerja mengghampiri doni saat doni bekerja, karena doni adalah pekerja yang paling muda donipu di tanya.

Kepala Kerja : masih sekolah de?
Doni : sudah tidak pak,sebernarnya ingin sekali sekolah, apalah daya dana tidak dapat berbicara.
Kepala Kerja : apa pendidikakn terakhir amu.
Doni : SMA pak.
Kepala Kerja : sebelum lulus apak harapan kamu setelah lulus SMA saat itu
Doni : setelah lulus SMA saya ingin kuliah pak tetapi prang tua saya tidak mampu untuk melajutkanya pak
Kepala Kerja : jika kamu kuliah apa harapan kamu setelah lulus kuliah
Doni : yang pasti saya ingin membahagiakan orang tua saya pak, saya ingin orang tua saya bangga dan saya ingin merubah kehidupan orang tua saya di masa taunya yang sekarang.
Kepala Kerja : mulia sekali harapan yang ingin kamu capai.

Donipun bekerja kembali, di saat bekerja diapun semangat sekali.sudah 2 minggu doni bekerja donipun mendapatkan gaji yang ke pertama doni berfikir kalau saya menabung dengan bekerja 1 bulan saya sudah dapat mendaftar kuliah, doni adalah orang yng termasuk cerdas di berfikir lagi kalau saya dapat mendaftar bagai mana dengan kehidupan saya sedangkan orang tua tidak dapat membiayai saya akhirnya doni pun berfikir untuk berhenti tidak melanjutkan dan mengurungkan keinginanya sementara, dan berfikir untuk mendaftar tahun depan.

Meskiun demikian doni tetap bekrja menabung dang berusaha terus menerus di mana tujuan dia bekerja adalah ingin sekali kuliah, dengan cita-cita dan harapan.
Pendaftaran kuliahpun sudah tiba, si kepala kerja mendatangi doni
Kepala Kerja : doni kamu tidak pulang untuk mendaftar kuliah, pendaftaran kuliah sudah di buka.
Donipun terdian sejenak?

Kepala Kerja : kanapa ko saya bertanya tidak kamu jawab
Kepala Kerjapun menghampiri doni
Kepala Kerja : doni apakah kamu ingin kuliah, ingin kuliah di mana kamu?
Doni : sayan ingin kuliah di UGM pak tetapi tabungan saya belum cukup untuk mendaftarkan kuliah dengan itu biaya kuliah sangatlah mahal.
Kepala Kerja : Ini kamu saya daftarkan kuliah tetapi kamu bekerja di tempat saya dengan ini gaji kamu di gunakan untuk kuliah, dengan catatan benar-benar ingin kuliah.

Donipu senang sekali dan tidak menolak tawaran yang di berikan Kepala Kerja kepada.
Doni : terimakasih pak sudah banyak membantu saya
Kepala Kerja : saya membantu kamu karna saya pernah mengalami kehidupan seperti kamu jadi saya tau persis apa yang kamu rasakan saat ini.

SEKIAN
Cerita ini hanyalah motivasi bagai mana kita yang dapat kuliah dengan tidak lagi bekerja hanya kuliah saja wajib bersyukur dan belum tentu kita selalu di atas, dunia selalu berputar kita tidak akan pernah tau akan di mana posisi yang akan kita tempati kelak, cerita ini hanyalah hayalan semata untuk agar lebih termotivasi jika ada kesamaan di dalam kehidupan teman-teman sekalian selaku penulis meminta maaf yang sebersar-besarnya.

Di tunggu la cerita-cerita selanjutnya jangan lupa di share


Comments